Sudah tak diragukan lagi, fungsi jejaring sosial sekarang telah beralih dari ajang pertemanan menjadi arena untuk berbisnis. Lihat saja, berbagai produk baik barang maupun jasa di dipromosikan dan marak dijual lewat sejumlah media sosial.
Seperti dilansir dari CNN Money, Minggu (3/11/2013), sejauh ini hampir 75% pebisnis kecil tercatat telah memanfaatkan media sosial guna memperlancar usahanya. Buktinya di Indonesia, Anda bisa menemukan banyak produsen atau sales yang memasarkan produknya lewat Facebook. Sejumlah foto berisi contoh gambar produk dan daftar harga banyak terpampang di media sosial tersebut.
Memang, banyak orang yang mengakui keampuhan penggunaan media sosial dalam meningkatkan prospek bisnis yang tengah dijalani. Maka bagi Anda yang ingin berbisnis lewat media sosial, berikut enam situs dan cara terbaik untuk menggunakannya:
1. Facebook
Apa itu Facebook? Facebook salah satu jaringan sosial terbesar. Di Facebook Anda dapat membagi isi, percakapan, menciptakan acara, dan menyebarkan iklan. Setiap orang pun dapat menggunakan Facebook. Dengan situs media sosial ini, Anda dapat membangkitkan dan membina hubungan dengan klien yang potensial.
Lalu bagaimana memaksimal jangkauan Anda? Joe DiNardo dari Blue Fontain Media di kota New York menuturkan, ketika memposting sesuatu di halaman Facebook maka Anda dapat menambahkan nilai di halaman Facebook.
Anda dapat menambahkan ulasan singkat mengenai bisnis Anda, dan menghubungkannya dengan berita industri.
Lalu Anda meminta kepada pengguna untuk umpan balik posting gambar berbagai cerita dunia nyata tentang perusahaan Anda mengenai tantangan. Selain itu, dapat terhubung dengan Anda dalam tingkat pribadi sehingga membuatnya semakin besar untuk mendapatkan klien.
Meski demikian, Anda juga harus memperhatikan beberapa hal yaitu jangan beriklan langsung di halaman Anda. Hal itu dapat membuat orang tidak menyukainya. Sementara Facebook, tempat baik untuk mengatasi keluhan pelanggan, tetapi tidak terllibat dalam diskusi yang panjang.
"Cobalah untuk membawa keluhan ke dunia Anda, dan merespon secara pribadi, tetapi hanya merespon sekali," tutur Don Sorensen, Pendiri Big Blue Robot.
2. Twitter
Salah satu situs yang hanya menampilkan pesan sebanyak 140 karakter atau kurang. Anda dapat menggunakan situs ini untuk mempromosikan acara, berita, membangun basis pelanggan Anda dengan mengembangkan percakapan. Anda dapat menunjukkan keahlian Anda.
Orang yang menggunakan Twitter biasanya hanya beberapa jam per minggu untuk membaca, mengirim dan mencari pesan. Untuk memaksimalkan jangkauan Anda, maka gunakan simbol hashtag atau pilihan pencarian lanjutan untuk menemukan pertanyaan yang berhubungan dengan bisnis Anda.
"Dengan membantu dan meningkatkan keterlibatan dengan pembaca maka itu dapat berubah menjadi pelanggan," tutur Dinardo.
Jika pembaca percaya keahliaan Anda, maka mereka lebih cenderung mengunjungi situs web Anda. Twitter juga baik untuk mengumumkan kesepakatan khusus dan penawaran.
Sebaiknya Anda juga jangan terus menerus untuk melakukan retweet. Coba hati-hati membaca artikel sebelum Anda retweet untuk memastikan Anda merasa nyaman dengan ide yang Anda sampaikan. Selain itu, hati-hati dengan waktu karena itu mudah hilang.
3. LinkedIn
Ini situs tempat terbesar untuk resume, dan membaca blog berorientasi karir dan artikel berita. Situs ini baik digunakan untuk mempekerjakan, dan jaringan untuk mengjangkau klien potensial. Setiap orang pun dapat menggunakan situs ini terutama perusahaan mencari pelanggan baru.
Untuk memaksimalkan jaringan ini, DiNardo menuturkan, Anda dapat menjalin hubungan dengan karyawan potensial berkualitas tinggi. Bergabung dengan Linkedln juga berhubungan dengan perusahaan.
Sebaiknya Anda juga jangan terlalu banyak menghabiskan waktu dengan menawarkan produk dan jasa.
4. Youtube
Situs ini memiliki lebih dari 1 miliar pengunjung yang unik setiap bulan. Anda dapat menggunakan situs ini membangun kredibilitas dengan menampilkan pengetahuan dan keterampilan.
Setiap orang dapat menggunakan situs ini. Penasehat keuangan, pengacara, dan profesional pemasaran dapat merekam sendiri menawarkan tips berharga, dan perusahaan periklanan untuk menampilkan kreativitas mereka.
Untuk memaksimalkan situs ini, Liz Joste, co-owner of Eli Rose Social Media menuturkan, buatlah daftar dari 10 pertanyaan yang paling sering ditanyakan dalam industri Anda, dan film sendiri menjawab mereka. Lalu pastikan mengoptimalkan video dengan kata kunci sebanyak mungkin.
Sebaiknya Anda juga jangan memposting video panjang, di bawah satu menit. Lalu fokus pada satu pertanyaan atau isu untuk satu video. "Tambahkan URL perusahaan Anda dan lin ke semua akun media sosial lainnya ke saluran Youtube," tutur Jostes.
5. Pinterest
Situs ini menjadi tempat untuk membuat dan berbagi link berpusat untuk tema visual. Sebaiknya situs ini mempromosikan merk Anda kepada khalayak perempuan.
Para pedagang, produsen dan situs perjalanan dapat menggunakan dengan meminjamkan mereka menjadi gambar.
Anda dapat menggunakannya dengan membuat deskripsi yang menarik sehingga orang dapat mencarinya. Meski demikian, sebaiknya jangan mengumbar mengenai buku favorit, fashion dan foto perjalanan Anda. Lalu jangan gunakan gambar hak cipta untuk membuat pin.
6. Instagram
Dengan aplikasi ini Anda dapat menerapkan efek berseni untuk foto Anda. Anda dapat menggunakan aplikasi ini dengan mempromosikan merek Anda melalui gambar. Hotel, restoran, perusahaan produk konsumen, dan perusahaan lain dapat menggunakan foto ini.
Menurut data SumAll, pendapatan yang dihasilkan oleh pengikut Instagram adalah 10 kali lebih besar daripada yang dihasilkan oleh seorang pengikut Twitter. Jostes pun merekomendasikan untuk menggunakan hashtag untuk mencari foto produk Anda.
Sebaiknya Anda juga jangan membiarkan akun Anda tidur. Perbaharui dengan gambar baru setidaknya setiap minggu.
Kamis, 20 Maret 2014
10 Trik Pemilik Toko Dorong Konsumen Jadi Boros
Berikut 10 trik yang digunakan pemilik pusat perbelanjaan agar masyarakat membeli banyak barang:
1. Kata `SALE` di depan toko atau supermarket
1. Kata `SALE` di depan toko atau supermarket
Banyak kata SALE yang dicetak dengan huruf dan ukuran yang sangat besar. Padahal saat masuk ke dalam toko, para pengunjung cenderung membeli produk-produk yang tidak kena diskon.
2. Menyediakan kereta belanja berukuran besar
2. Menyediakan kereta belanja berukuran besar
Saat Anda masuk ke toko atau supermarket, Anda akan menemukan kereta belanja berukuran besar. Penemuan keranjang tersebut memang dirancang sejak 1930 untuk membuat orang berbelanja dalam jumlah besar.
3. Keperluan sehari-hari diletakkan di bagian belakang
3. Keperluan sehari-hari diletakkan di bagian belakang
Sebagian besar supermarket biasanya menyembunyikan produk susu dan sejumlah produk lain di bagian belakang. Hal ini mendorong para pelanggan untuk mengelilingi seluruh toko untuk mencapai tempat tersebut.
4. Menempatkan mainan setinggi posisi mata anak-anak
4. Menempatkan mainan setinggi posisi mata anak-anak
Terdapat sejumlah barang yang letaknya disesuaikan dengan tinggi anak. Sehingga tanpa perlu mengangkat kepala, sang anak dapat langsung melihat barang-barang tersebut seperti mainan, permen, kue dan sejumlah produk lain. Setelah melihatnya, banyak anak yang langsung merengek minta dibelikan barang pada orangtuanya.
5. Banyak produk yang diletakkan di posisi rendah
5. Banyak produk yang diletakkan di posisi rendah
Banyak juga toko yang meletakkan produknya di posisi yang mudah dijangkau. Sebuah penelitian menunjukkan, menyentuh barang jualan meningkatkan peluang konsumen membeli barang tersebut.
6. Paduan warna toko
6. Paduan warna toko
Warna juga dapat mempengaruhi para konsumen untuk berbelanja. Banyak orang yang tertarik masuk ke dalam toko karena paduan warnanya yang hangat seperti merah, jingga dan kuning. Sementara warna-warna seperti biru dan hijau mendorong orang untuk menghabiskan lebih banyak uangnya.
7. Memutar musik bertempo lambat
7. Memutar musik bertempo lambat
Sejumlah penelitian membuktikan, musik bertempo lambat membuat orang memilih produk berharga mahal dan semakin bersemangat untuk berbelanja. Musik-musik klasik mendorong para pelanggan untuk membeli barang-barang lebih mahal.
Sementara musik-musik keras akan membuatnya ingin segera keluar dan tidak berpengaruh pada penjualan.
8. Ukuran toko yang besar
Sementara musik-musik keras akan membuatnya ingin segera keluar dan tidak berpengaruh pada penjualan.
8. Ukuran toko yang besar
Ukuran toko sangat penting dalam menarik pelanggan untuk berbelanja. Di tempat yang ramai, orang-orang cenderung tidak banyak berbelanja dan merasa kurang nyaman.
9. Banyak makanan kecil dipajang di dekat kasir
9. Banyak makanan kecil dipajang di dekat kasir
Area paling menguntungkan di sebuah toko adalah jalur pembayaran di kasir. Para konsumen yang mengantre biasanya membeli permen dan majalah sambil menunggu.
10. Menggunakan batas waktu pemberian diskon
10. Menggunakan batas waktu pemberian diskon
Banyak toko yang tak hanya menawarkan potongan harga. Para pemilik toko juga menawarkan batas waktu diskon yang mendorong para pelanggan untuk belanja secepatnya.
Senin, 17 Maret 2014
Langganan:
Postingan (Atom)